Macam dan Tipe Hutan di Indonesia

Tipe hutan di Indonesia dapat dibedakan dengan melihat faktor utama yang mempengaruhinya, yaitu wilayah, edafik (tanah) dan iklim. Oleh karena itu, hutan Indonesia dapat dibedakan ke dalam: Zona barat, yaitu hutan dengan pengaruh kuat vegetasi daratan Asia, meliputi pulau-pulau Sumatra, Kalimantan dan Jawa; Zona peralihan, yaitu hutan dengan pengaruh vegetasi Asia dan Australia sama besar, meliputi pulau Sulawesi dan pulau-pulau kecil di sekitarnya; Zona timur, yaitu hutan dengan pengaruh kuat vegetasi Australia, meliputi Irian Jaya, Maluku dan Nusa Tenggara.
Tidak terpengaruh iklim;
Tanah tergenang air laut, tanah lumpur atau pasir, terutama tanah liat;
Tanah rendah pantai; – Hutan tidak mempunyai strata tajuk;
Tinggi pohon dapat mencapai 30 m;

Hutan rawa (swamp forest) dengan ciri umum antara lain sebagai berikut:
Tidak terpengaruh iklim;
Tanah tergenang air tawar;
Umumnya terdapat di belakang hutan payau;
Tanah rendah;
Terdapat terutama di Sumatera dan Kalimantan mengikuti sungai-sungai besar.
Hutan pantai (beach forest) dengan ciri umum antara lain sebagai berikut:
Tanah rendah pantai;
Terdapat terutama di pantai selatan P. Jawa, pantai barat daya Sumatera dan pantai Sulawesi. Hutan Gambut (peat swamp forest) dengan ciri antara lain sebagai berikut:
Iklim selalu basah;
Tanah rendah rata;
Terdapat di Kalimantan Barat dan Tengah, Sumatera Selatan dan Jambi.
Tanah pasir, podsol;
Tanah rendah rata; .
Terdapat di Kalimantan Tengah.
Iklim selalu. Tanah kering dan bermacam-macam jenis tanah;
hutan hujan bawah, terdapat pada tanah rendah rata atau berbukit dengan ketinggian 2 – 2000 m dpl.;
hutan hujan tengah, terdapat pada dataran tinggi dengan ketinggian 1000 – 3000 m dpl.;
hutan hujan atas, terdapat di daerah pegunungan dengan ketinggian 3000 – 4000 m dpl.; Tipe hutan ini terdapat terutama di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Irian Jaya.
Hutan musim (monsoon forest) dengan ciri umum antara lain sebagai berikut:
Iklim musim;
Tanah kering dan bermacam-macam jenis tanah;
Terdapat di pedalaman yang selanjutnya dapat dibagi lagi menurut ketinggian, yaitu:
hutan musim bawah terdapat pada ketinggian 2 – 1000 m dpl.;
Terdapat secara mozaik diantara hutan hujan di Jawa dan Nusa Tenggara.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s