Mengatasi Rayap Pada Mebel Kayu Dan Penangannnya

Salah satu hewan yang merusak kayu adalah rayap. Jika kayu dimakan, kayu akan berlubang-lubang, termasuk mebel kayu akan berlubang dan rapuh. Kelas Awet Kayu dan Rayap
Lingkungan tempat kayu berada, di luar rumah atau di dalam rumah, juga mempengaruh keawetan kayu. Misalnya rayap dengan jumlah yang sama menyerang dua jenis kayu yang keawetannya berbeda, tentu daya rusak rayap tersebut berbeda pada kayu.
1. Kelas Awet 1
Kayu ini jika berada di tanah terus dan diluar rumah, terkena hujan dan panas, bisa bertahan selama 8 tahun. Kayu ini tahan terhadap rayap maupun bubuk. Untuk mebel berbahan kayu ini, agar tidak cepat rusak, sebaiknya mebel tidak bersentuhan dengan tanah yang lembab.
2. Kelas Awet 2
Berat jenis kayu ini 0,8-0,9. 3. Kelas Awet 3
Kelas awet kayu kelas 3 adalah kayu yang berat jenisnya antara 0,4-0,6, daya tekannya 300-425 kg/cm2, daya lenturnya 500-725 kg/cm2. Kayu ini jika berada di tanah terus dan diluar rumah, terkena hujan dan panas, bisa bertahan selama 3 tahun. Jika berada di luar rumah, menyentuh tanah, tetapi tidak terkena hujan, bisa bertahan 10 tahun. Kayu ini rawan terhadap rayap maupun bubuk. Rayap bisa makan kayu ini lebih cepat dibandingkan dengan kayu kelas awet 2. Kayu dengan kelas awet kelas 2 ini adalah mahoni, Mentibu, Mersawa, Salimuni, Sindur. Untuk mebel berbahan kayu ini, agar tidak cepat rusak, sebaiknya mebel tidak bersentuhan dengan tanah yang lembab, selalu diperiksa apakah ada rayap atau tidak
Kelas Awet 4
Kelas awet kayu kelas adalah kayu yang berat jenisnya antara 0,3-0,4, daya tekannya 215-300kg/cm2, daya lenturnya 300-500kg/cm2. Kayu ini jika berada di tanah terus dan diluar rumah, terkena hujan dan panas, bisa bertahan beberapa bulan. Kayu ini rawan terhadap rayap maupun bubuk. Rayap bisa makan kayu ini lebih cepat dibandingkan dengan kayu kelas awet 3. Kayu dengan kelas awet kelas 2 ini adalah pulai, surian, merambung, kenanga. Untuk mebel berbahan kayu ini, agar tidak cepat rusak, sebaiknya mebel tidak bersentuhan dengan tanah yang lembab, selalu diperiksa apakah ada rayap atau tidak, terutama jika ada laron. Laron adalah rayap dewasa, yang akan mempinakkan rayap-rayap. Lalu, semprotkan pada bagian kayu yang terserang rayap.
Kita bisa mencobanya dengan menyiram tanah atau kayu yang menjadi sarang rayap dengan air bekas mencuci beras.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s